KRETA NEWS – Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic resmi meluncurkan Claude Opus 5.5 pada Selasa, 22 September 2026. Model terbaru ini dirancang untuk menangani pekerjaan pemrograman, analisis, riset, dan tugas kompleks yang berjalan dalam waktu panjang.
Peluncuran tersebut turut mendorong peningkatan pencarian mengenai Claude di Indonesia. Berdasarkan pantauan Google Trends, keyword “Claude” mencatat lebih dari 10.000 pencarian dan meningkat sekitar 75 persen.
Anthropic menyebut Claude Opus 5.5 mampu memberikan performa setara Claude Fable 5.1 untuk sebagian besar pekerjaan, tetapi membutuhkan biaya operasional sekitar 40 persen lebih rendah dibandingkan Claude Opus 5.
Harga API Turun Dibandingkan Opus 5
Claude Opus 5.5 dipasarkan dengan harga 4 dolar AS per satu juta token input dan 20 dolar AS per satu juta token output.
Sebagai perbandingan, Claude Opus 5 sebelumnya memiliki harga 5 dolar AS per satu juta token input dan 25 dolar AS per satu juta token output. Dengan demikian, tarif per token pada model terbaru turun sekitar 20 persen.
Biaya membaca cache juga diturunkan dari 0,50 dolar AS menjadi 0,20 dolar AS per satu juta token. Sementara itu, biaya penulisan cache ditetapkan sebesar 5 dolar AS per satu juta token.
Anthropic mengklaim penghematan keseluruhan dapat mencapai sekitar 40 persen untuk penggunaan umum. Angka tersebut tidak hanya berasal dari penurunan harga token, tetapi juga karena Claude Opus 5.5 disebut menggunakan lebih sedikit token untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
Besarnya biaya yang benar-benar dikeluarkan pengguna tetap bergantung pada panjang percakapan, jumlah token, pengaturan tingkat kemampuan berpikir, penggunaan cache, dan jenis pekerjaan yang dijalankan.
Output Diklaim Lebih dari 30 Persen Cepat
Selain menurunkan biaya, Anthropic menyatakan Claude Opus 5.5 dapat menghasilkan output lebih dari 30 persen lebih cepat dibandingkan Opus 5.
Model ini juga memiliki fitur fast mode di Claude Code dan Claude Platform dengan kecepatan hingga 2,5 kali lebih tinggi. Mode tersebut dipasarkan secara terpisah dengan harga 8 dolar AS per satu juta token input dan 40 dolar AS per satu juta token output.
Claude Opus 5.5 memiliki jendela konteks hingga satu juta token dan kapasitas output maksimal 128.000 token. Kapasitas tersebut memungkinkan pengguna memproses dokumen, basis kode, dan rangkaian instruksi dalam jumlah besar.
Anthropic juga menerapkan adaptive thinking yang selalu aktif. Melalui mekanisme ini, model menyesuaikan tingkat penalaran berdasarkan tingkat kesulitan pekerjaan yang diberikan.
Difokuskan untuk Coding dan Pekerjaan Profesional
Claude Opus 5.5 difokuskan untuk pekerjaan pemrograman berbasis agen, migrasi basis kode, audit perangkat lunak, riset, analisis data, dan pekerjaan profesional berbasis pengetahuan.
Berdasarkan hasil pengujian yang dipublikasikan Anthropic, Claude Opus 5.5 memperoleh skor 66,4 persen pada Terminal-Bench 4.0. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Opus 5 yang mencatat 52,3 persen dalam pengujian perusahaan.
Pada pengujian GDPval-AA v2.1 yang mengukur pekerjaan profesional dari berbagai bidang, Opus 5.5 memperoleh skor 1.846 Elo, sedangkan Fable 5.1 mencatat 1.735 dan Opus 5 memperoleh 1.708.
Namun, hasil tersebut harus dibaca sebagai klaim berdasarkan pengujian dan konfigurasi yang dipublikasikan Anthropic. Performa dalam penggunaan nyata dapat berbeda berdasarkan instruksi, perangkat, integrasi, tingkat penalaran, dan jenis pekerjaan.
Anthropic sendiri mengingatkan bahwa selisih angka benchmark semakin sulit dijadikan satu-satunya ukuran untuk membandingkan kemampuan model AI dalam penggunaan nyata.
Cara Mengakses Claude Opus 5.5
Claude Opus 5.5 tersedia melalui aplikasi Claude, Claude Code, dan Claude API. Model tersebut juga dapat diakses melalui Amazon Bedrock, Google Cloud, Microsoft Foundry, dan Claude Platform on AWS.
GitHub turut menyediakan Claude Opus 5.5 sebagai pilihan model di GitHub Copilot. Ketersediaannya mencakup Visual Studio Code, Visual Studio, Copilot CLI, GitHub, aplikasi Copilot, GitHub Mobile, JetBrains, Xcode, dan Eclipse.
Bagi pengembang yang sebelumnya menggunakan Claude Opus 5 melalui API, Anthropic mengingatkan terdapat sejumlah perubahan teknis yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah adaptive thinking yang tidak dapat dinonaktifkan pada Claude Opus 5.5.
Pengembang juga perlu memeriksa kembali penggunaan alat, struktur respons, dan pengaturan aplikasi sebelum memindahkan sistem produksi ke model terbaru.
Anthropic Perkuat Pengujian Keamanan
Anthropic menyatakan Claude Opus 5.5 telah menjalani pengujian oleh evaluator eksternal, termasuk Frontier Design dan METR, sebelum dirilis.
Perusahaan mengklaim model tersebut lebih tahan terhadap serangan prompt injection dan lebih kecil kemungkinannya mengambil tindakan yang sulit dibatalkan atau berada di luar batas instruksi pengguna.
Claude Opus 5.5 juga dilengkapi pengamanan tambahan untuk penggunaan di bidang keamanan siber dan biologi. Akses terhadap sejumlah kemampuan sensitif diberikan melalui program verifikasi bagi organisasi dan peneliti yang memenuhi persyaratan.
Meski demikian, peningkatan kemampuan dan hasil pengujian keamanan tidak menghilangkan kemungkinan terjadinya kesalahan. Pengguna tetap perlu memeriksa kembali jawaban, kode, analisis, maupun keputusan yang dihasilkan model sebelum digunakan.
Anthropic menyebut Claude Opus 5.5 menjadi model pertama dalam keluarga Claude 5.5. Claude Sonnet 5.5 dan Claude Haiku 5.5 dijadwalkan menyusul dalam beberapa pekan berikutnya.
Sumber: Anthropic, Claude Platform Documentation, Amazon Web Services, dan GitHub, 22 September 2026.





