KRETA NEWS, BATAM – Batik Air Malaysia akan membuka penerbangan langsung yang menghubungkan Penang, Malaysia, dengan Batam, Kepulauan Riau, mulai 18 Oktober 2026.
Rute internasional baru tersebut menghubungkan Bandara Internasional Penang dengan Bandara Internasional Hang Nadim tanpa transit di Kuala Lumpur maupun kota lainnya.
Penerbangan Penang–Batam dilayani dengan nomor penerbangan OD358. Pesawat dijadwalkan berangkat dari Penang pukul 10.10 waktu setempat dan tiba di Batam pukul 10.50 WIB.
Untuk perjalanan sebaliknya, penerbangan OD359 dijadwalkan berangkat dari Batam pukul 11.30 WIB dan tiba di Penang pukul 13.55 waktu setempat.
Perbedaan waktu perlu diperhatikan oleh calon penumpang. Penang menggunakan waktu Malaysia yang lebih cepat satu jam dibandingkan Batam.
Beroperasi Tiga Kali Seminggu
Batik Air menjadwalkan empat penerbangan pada pekan pertama pembukaan rute. Setelah itu, penerbangan reguler akan beroperasi tiga kali seminggu mulai 27 Oktober 2026.
Jadwal penerbangan reguler tersedia setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu menggunakan pesawat Boeing 737-800.
| Rute | Nomor Penerbangan | Keberangkatan | Kedatangan |
|---|---|---|---|
| Penang–Batam | OD358 | 10.10 waktu Penang | 10.50 WIB |
| Batam–Penang | OD359 | 11.30 WIB | 13.55 waktu Penang |
Jadwal penerbangan dapat berubah mengikuti kebijakan operasional maskapai. Penumpang disarankan memeriksa kembali waktu keberangkatan ketika memesan tiket dan menjelang hari perjalanan.
Penjualan tiket untuk rute tersebut telah dibuka melalui situs resmi Batik Air Malaysia.
Rute Langsung Pertama Penang–Batam
Ketua Komite Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Negara Bagian Penang, Wong Hon Wai, menyebut rute tersebut sebagai penerbangan terjadwal langsung pertama yang menghubungkan Penang dan Batam.
Kehadiran rute baru ini dinilai dapat membuka akses yang lebih praktis bagi perjalanan wisata, bisnis, perdagangan, dan kunjungan keluarga antara Kepulauan Riau dan wilayah utara Malaysia.
Sebelumnya, perjalanan udara antara kedua kota umumnya memerlukan penerbangan lanjutan melalui Kuala Lumpur. Alternatif lainnya adalah melakukan perjalanan laut dari Batam menuju Johor atau Singapura sebelum melanjutkan perjalanan ke Penang.
Penerbangan langsung memberikan pilihan baru bagi masyarakat Batam yang ingin menuju Penang tanpa transit. Rute yang sama juga membuka akses bagi wisatawan Malaysia untuk berkunjung langsung ke Batam dan wilayah lain di Kepulauan Riau.
Berpotensi Mendukung Wisata Medis
Selain perjalanan wisata dan bisnis, hubungan Batam–Penang memiliki potensi besar pada sektor wisata medis.
Penang dikenal sebagai salah satu tujuan layanan kesehatan bagi wisatawan Indonesia. Penerbangan langsung memungkinkan pasien dan keluarga dari Batam maupun wilayah Kepri lainnya menjangkau Penang dengan perjalanan yang lebih sederhana.
Konektivitas tersebut juga dapat dimanfaatkan pelaku usaha perjalanan, hotel, rumah sakit, agen wisata medis, dan penyedia layanan transportasi untuk menyusun paket perjalanan lintas negara.
Dari arah sebaliknya, Batam dapat menawarkan wisata bahari, kuliner, resor, lapangan golf, belanja, serta kegiatan pertemuan dan perusahaan kepada wisatawan asal Penang dan wilayah sekitarnya.
Lengkapi Penerbangan Kuala Lumpur–Batam
Rute Penang–Batam akan melengkapi penerbangan Batik Air Malaysia yang telah menghubungkan Kuala Lumpur dengan Batam sebanyak tujuh kali seminggu.
Penambahan rute tersebut memperluas konektivitas langsung Bandara Hang Nadim dengan Malaysia. Batam tidak hanya terhubung dengan pusat penerbangan di Kuala Lumpur, tetapi juga memperoleh akses langsung menuju Penang.
Bagi sektor pariwisata Kepri, keberadaan penerbangan baru membuka peluang untuk memperluas pasar wisatawan Malaysia di luar Kuala Lumpur dan Johor.
Namun, keberlanjutan rute akan turut dipengaruhi oleh tingkat keterisian penumpang, promosi bersama, harga tiket, serta kemampuan pelaku wisata di kedua daerah membangun permintaan perjalanan.
Pemerintah daerah, pengelola bandara, maskapai, dan industri pariwisata dapat memanfaatkan waktu menjelang penerbangan perdana untuk memperkenalkan destinasi serta menyiapkan paket perjalanan yang relevan bagi kedua pasar.
Sumber: Batik Air Malaysia, Malay Mail, dan AeroRoutes.









