KRETA NEWS, BATAM – Perusahaan perhotelan global Hilton akan menghadirkan hotel pertamanya di Batam melalui pembangunan Hilton Garden Inn Batam City Centre.
Hotel dengan kapasitas 199 kamar tersebut dikembangkan bersama PT Sabang Raya Investama dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.
Rencana kehadiran Hilton di Batam diumumkan melalui penandatanganan proyek yang dipublikasikan perusahaan pada 3 September 2026. Proyek tersebut sekaligus memperluas jaringan Hilton di Indonesia dan Asia Tenggara.
Hotel direncanakan berada di kawasan pusat Kota Batam dengan akses menuju pusat bisnis, kawasan perdagangan, terminal feri, kawasan industri, serta Bandara Internasional Hang Nadim.
Namun, Hilton belum mengumumkan alamat atau titik persis pembangunan hotel tersebut.
Menjadi Hotel Hilton Pertama di Batam
Hilton Garden Inn Batam City Centre akan menjadi properti pertama di Batam yang berada dalam jaringan Hilton.
Hotel tersebut menggunakan merek Hilton Garden Inn, salah satu merek hotel kelas upscale milik Hilton yang menyasar perjalanan bisnis maupun wisata.
Dengan demikian, hotel yang direncanakan bukan menggunakan merek utama “Hilton Hotels & Resorts”, tetapi tetap menjadi bagian dari grup Hilton dan jaringan program loyalitas Hilton Honors.
Hilton menilai Batam terus berkembang sebagai tujuan perjalanan bisnis dan wisata karena letaknya berdekatan dengan Singapura serta Malaysia.
Konektivitas feri internasional, kegiatan industri, perjalanan pemerintahan, serta kebutuhan pertemuan dan acara turut menjadi pertimbangan perusahaan dalam memasuki pasar Batam.
Maria Ariizumi selaku Vice President Development South East Asia and Australasia Hilton menyampaikan bahwa penandatanganan Hilton Garden Inn Batam City Centre menandai debut perusahaan tersebut di Batam.
Kehadiran hotel itu juga menjadi bagian dari upaya Hilton memperluas jaringan di daerah-daerah Indonesia yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan.
Tawarkan 199 Kamar hingga Ballroom
Hilton Garden Inn Batam City Centre direncanakan memiliki 199 kamar yang terdiri atas kamar standar, kamar keluarga, dan suite.
Fasilitas yang disiapkan mencakup restoran sepanjang hari, bar, pusat kebugaran, dan kolam renang.
Hotel tersebut juga akan memiliki ruang pertemuan dan acara dengan luas lebih dari 900 meter persegi.
Area tersebut direncanakan mencakup sebuah ballroom dan enam ruang pertemuan. Kapasitas itu disiapkan untuk melayani kebutuhan rapat perusahaan, kegiatan pemerintahan, konferensi, pesta pernikahan, serta berbagai acara lainnya.
Keberadaan fasilitas pertemuan dalam skala tersebut menunjukkan hotel tidak hanya menyasar wisatawan akhir pekan, tetapi juga pasar perjalanan bisnis dan MICE atau meetings, incentives, conventions, and exhibitions.
Selain perjalanan bisnis dan liburan, Hilton menyebut hotel tersebut diposisikan untuk melayani wisatawan golf, kebugaran, serta pengunjung yang datang untuk memperoleh layanan kesehatan di Batam.
Dikembangkan PT Sabang Raya Investama
Pembangunan Hilton Garden Inn Batam City Centre akan dilakukan oleh PT Sabang Raya Investama.
Presiden Direktur PT Sabang Raya Investama Sukirman Djohan menilai kerja sama dengan Hilton menjadi langkah penting dalam menghadirkan merek perhotelan internasional ke Batam.
Perusahaan berharap hotel tersebut dapat memenuhi kebutuhan wisatawan bisnis dan wisatawan rekreasi sekaligus mendukung perkembangan Batam sebagai tujuan regional.
Rilis Hilton belum menjelaskan nilai investasi pembangunan, luas keseluruhan lahan, status pelaksanaan konstruksi, maupun jumlah tenaga kerja yang akan diserap.
Tanggal pembukaan secara lebih terperinci juga belum ditetapkan. Informasi yang tersedia baru menyebut hotel dijadwalkan atau ditargetkan beroperasi pada 2028.
Menyasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Batam selama ini menjadi salah satu tujuan perjalanan jarak dekat bagi wisatawan asal Singapura dan Malaysia.
Kedekatan geografis serta tersedianya pelayaran feri internasional memungkinkan wisatawan mengunjungi Batam untuk perjalanan singkat, terutama pada akhir pekan.
Selain wisata rekreasi, permintaan kamar hotel di Batam juga ditopang kegiatan industri, pemerintahan, perjalanan perusahaan, dan penyelenggaraan acara.
Hilton memandang kombinasi pasar tersebut sebagai salah satu alasan Batam memiliki potensi bagi pengembangan hotel bermerek internasional.
Lokasi hotel disebut akan memberikan akses menuju kawasan Lubuk Baja dan Batam Centre, terminal feri internasional, kawasan industri, serta Bandara Internasional Hang Nadim.
Pernyataan itu belum menunjukkan bahwa hotel akan dibangun tepat di Lubuk Baja atau Batam Centre. Kedua kawasan tersebut baru disebut sebagai pusat aktivitas yang dapat dijangkau dari lokasi hotel.
Hilton Perluas Jaringan di Indonesia
Saat pengumuman proyek dipublikasikan, Hilton menyebut telah mengoperasikan 18 hotel di Indonesia dan memiliki 16 properti lain dalam tahap pengembangan.
Hilton Garden Inn Batam City Centre akan masuk ke dalam jaringan tersebut apabila proyek selesai dan mulai menerima tamu sesuai target pada 2028.
Hotel juga direncanakan bergabung dengan Hilton Honors, program loyalitas yang dapat digunakan pada berbagai merek hotel di bawah Hilton.
Kehadiran Hilton Garden Inn menambah daftar jaringan hotel internasional yang melihat peluang pertumbuhan sektor perjalanan, kegiatan bisnis, dan penyelenggaraan acara di Batam.
Meskipun demikian, target pembukaan masih dapat berubah mengikuti perkembangan pembangunan dan kesiapan operasional. Informasi berikutnya diperlukan untuk memastikan lokasi, dimulainya konstruksi, nilai investasi, serta jadwal operasional hotel.
Sumber: Rilis resmi Hilton, 3 September 2026.









