• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Hubungi Kami
Selasa, September 15, 2026
Kreta News
Advertisement
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News
No Result
View All Result
Kreta News
No Result
View All Result
Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News

Beranda » Kabut Asap Selimuti Bunguran Batubi, Pemkab Natuna Bagikan Masker kepada Warga

Kabut Asap Selimuti Bunguran Batubi, Pemkab Natuna Bagikan Masker kepada Warga

by Redaksi Kreta News
September 11, 2026
in Lingkungan & Bencana, Natuna
0
1
Ilustrasi kabut asap akibat kebakaran lahan di Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna

Ilustrasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti kawasan permukiman di Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna. Ilustrasi: Kreta News/AI

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

KRETA NEWS, NATUNA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menyelimuti sejumlah wilayah di Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Pemerintah Kabupaten Natuna mulai membagikan masker kepada masyarakat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Wakil Bupati Natuna Jarmin mengatakan kebakaran di Kecamatan Bunguran Batubi telah berlangsung setidaknya selama sepekan.

Meskipun api mulai dapat dikendalikan, asap masih muncul dari sejumlah lahan bekas kebakaran. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian area yang terbakar merupakan lahan gambut sehingga api di bawah permukaan tanah diduga belum sepenuhnya padam.

Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News

Masker Dibagikan kepada Masyarakat

Pembagian masker salah satunya dilakukan di Desa Batubi Jaya bersamaan dengan penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat.

Sebanyak 186 orang tercatat sebagai penerima bantuan pangan dalam kegiatan tersebut. Masker tidak hanya diberikan kepada penerima bantuan, tetapi juga dibagikan kepada anak-anak serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Pemerintah daerah turut menyalurkan masker melalui puskesmas di wilayah lain yang terdampak kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah mengimbau anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih terjadi.

Masyarakat juga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau sakit tenggorokan.

Asap Masih Muncul dari Lahan Gambut

Pemerintah Kabupaten Natuna bersama TNI, Polri, instansi terkait, dan masyarakat telah melakukan berbagai upaya untuk memadamkan kebakaran.

Api di sejumlah lokasi disebut mulai dapat dikendalikan. Namun, bekas kebakaran masih mengeluarkan asap karena karakteristik lahan gambut memungkinkan bara bertahan di bawah permukaan tanah.

Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran lahan gambut lebih sulit. Permukaan lahan dapat terlihat tidak lagi terbakar, sementara bara masih tersimpan pada lapisan tanah dan kembali menghasilkan asap.

Petugas perlu melakukan pembasahan secara menyeluruh untuk memastikan titik api benar-benar padam dan tidak kembali menyebar.

Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar. Berdasarkan dugaan awal pemerintah setempat, kebakaran yang terjadi di Bunguran Batubi dipicu oleh aktivitas manusia.

Namun, penyebab setiap titik kebakaran tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan oleh petugas berwenang.

Kelompok Rentan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Paparan kabut asap dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan pada mata, tenggorokan, dan saluran pernapasan.

Anak-anak termasuk kelompok yang perlu memperoleh perhatian khusus karena sistem pernapasan mereka masih berkembang. Lansia serta warga dengan riwayat asma, penyakit paru-paru, atau penyakit jantung juga lebih rentan mengalami gangguan ketika terpapar asap.

Selama kabut asap masih terjadi, masyarakat disarankan menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah. Warga juga dapat mengurangi masuknya asap dengan menutup pintu dan jendela ketika kondisi udara memburuk serta menghindari aktivitas fisik berat di luar ruangan.

Warga yang memiliki penyakit tertentu perlu memastikan obat-obatan rutinnya tetap tersedia. Jika mengalami sesak napas atau kondisi kesehatan memburuk, masyarakat diminta segera mencari pertolongan medis.

Penanganan Karhutla Masih Berlangsung

Cuaca kering, tiupan angin, keterbatasan sumber air, dan lokasi titik kebakaran dapat memengaruhi proses pemadaman.

Pemantauan tetap diperlukan meskipun api di permukaan telah berkurang. Petugas perlu memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas apabila melihat asap atau titik api baru. Warga tidak disarankan mendekati maupun memadamkan kebakaran besar tanpa perlengkapan memadai karena dapat membahayakan keselamatan.

Hingga informasi tersebut disampaikan, pemerintah daerah belum mengumumkan total luas lahan yang terbakar di Kecamatan Bunguran Batubi maupun jumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap.

Sumber: ANTARA Kepri berdasarkan keterangan Wakil Bupati Natuna Jarmin dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah, 10 September 2026.

Tags: Batubi JayaBerita UtamaBunguran Batubikabut asap Natunakarhutla Natunakebakaran lahankesehatan masyarakatlahan gambutPemkab Natuna
Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News
Redaksi Kreta News

Redaksi Kreta News

Redaksi Kreta News menyajikan informasi terkini dan relevan seputar Batam, Kepulauan Riau, serta berbagai perkembangan nasional. Artikel yang diterbitkan melalui akun ini disusun dan ditinjau oleh tim redaksi Kreta News.

Related Posts

Konferensi pers penetapan tiga tersangka kericuhan Setokok di Polresta Barelang

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kericuhan Maut Setokok, Dua Perkara Diusut Terpisah

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Polresta Barelang menetapkan RS, P, dan SH sebagai tersangka dalam kericuhan Setokok yang menewaskan dua orang dan melukai tujuh lainnya....

Ilustrasi pesawat Batik Air dalam penerbangan langsung Penang–Batam

Batik Air Buka Penerbangan Langsung Penang–Batam Mulai 18 Oktober 2026

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Batik Air Malaysia akan membuka penerbangan langsung Penang–Batam mulai 18 Oktober 2026. Rute ini beroperasi reguler tiga kali seminggu menggunakan...

Informasi perbaikan pipa 800 milimeter di Simpang Panbil Muka Kuning Batam

Perbaikan Pipa 800 Milimeter di Simpang Panbil Malam Ini, 21 Kawasan Berpotensi Terganggu

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Perbaikan pipa 800 milimeter di Simpang Panbil dijadwalkan berlangsung pukul 21.00–03.00 WIB. Sedikitnya 21 kawasan berpotensi mengalami tekanan air mengecil...

Siswa sekolah di Tanjungpinang terdampak kebijakan pembelajaran daring akibat kabut asap

Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP di Tanjungpinang Belajar Daring hingga 18 September

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Siswa PAUD, TK, SD, dan SMP di Tanjungpinang mengikuti pembelajaran daring pada 15–18 September 2026 akibat kondisi cuaca dan paparan...

Peta situasi kabut asap regional dalam pembaruan NEA 14 September 2026

Udara Batam Tetap Tidak Sehat, PM2.5 Naik hingga 120,3 µg/m³ pada Petang Hari

by Redaksi Kreta News
September 14, 2026
0

M2.5 Batam mencapai 120,3 µg/m³ pada 14 September 2026 pukul 18.00 WIB, tetap dalam kategori tidak sehat. Sejumlah wilayah Singapura...

Materi promosi pasar murah dan Gasing Batam menampilkan Amsakar Achmad serta Li Claudia Chandra

Pasar Murah Digelar di Enam Lokasi Batam Mulai Besok, Ini Jadwal Lengkapnya

by Redaksi Kreta News
September 14, 2026
0

Catat lokasi dan waktu pelayanan pasar murah Batam agar tidak salah tujuan saat berbelanja.

Next Post
Gedung RSUD Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang, Kepulauan Riau

Keterisian RSUD Raja Ahmad Tabib Capai 85 Persen, UGD Layani 120 Pasien per Hari

Comments 1

  1. Ping-balik: Kasus ISPA Terkait Kabut Asap di Indonesia Naik Jadi 113.336 – Kreta News

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi waduk dan instalasi pengolahan air sebagai bagian dari sistem air bersih Batam

BP Batam Petakan Tiga Tekanan Air Bersih, SWRO Masuk Strategi Jangka Panjang

3 hari ago
Infografis tingkat kepatuhan wajib lapor ketenagakerjaan perusahaan di Kepulauan Riau tahun 2025

Kepatuhan Wajib Lapor Ketenagakerjaan Kepri Stagnan 16,37 Persen, tetapi Lampaui Target

10 jam ago

Popular News

  • Informasi perbaikan pipa 800 milimeter di Simpang Panbil Muka Kuning Batam

    Perbaikan Pipa 800 Milimeter di Simpang Panbil Malam Ini, 21 Kawasan Berpotensi Terganggu

    Share
    Share Tweet
  • Pasar Murah Digelar di Enam Lokasi Batam Mulai Besok, Ini Jadwal Lengkapnya

    Share
    Share Tweet
  • Tinggi Muka Air Tujuh Waduk Batam Turun dalam Sepekan, Sei Harapan Susut 26 Sentimeter

    Share
    Share Tweet
  • BP Batam Petakan Tiga Tekanan Air Bersih, SWRO Masuk Strategi Jangka Panjang

    Share
    Share Tweet
  • Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kericuhan Maut Setokok, Dua Perkara Diusut Terpisah

    Share
    Share Tweet

Connect with us

Berlangganan Berita

Dapatkan berita terbaru seputar Batam dan Kepulauan Riau langsung melalui email Anda.

Dengan berlangganan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi Kreta News.

Kategori

  • Batam
  • Bintan
  • Bisnis & Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Investasi
  • Karimun
  • Kepri
  • Kesehatan
  • Lingkungan & Bencana
  • Maritim
  • Nasional
  • Natuna
  • Pariwisata & Kuliner
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Tanjungpinang
  • Teknologi
  • UMKM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Ketentuan Penggunaan
  • Disclaimer

Tentang Kami

Kreta News adalah portal berita lokal yang menghadirkan informasi terkini dan relevan dari Batam serta seluruh wilayah Kepulauan Riau.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Hubungi Kami

© 2026 Kreta News. Seluruh Hak Cipta Dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News

© 2026 Kreta News. Seluruh Hak Cipta Dilindungi.