• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Hubungi Kami
Rabu, September 16, 2026
Kreta News
Advertisement
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News
No Result
View All Result
Kreta News
No Result
View All Result
Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News

Beranda » Baru 21 Persen Warga Kepri Ikut Cek Kesehatan Gratis, Data Stunting Berbeda Jauh

Baru 21 Persen Warga Kepri Ikut Cek Kesehatan Gratis, Data Stunting Berbeda Jauh

by Redaksi Kreta News
September 13, 2026
in Kepri, Kesehatan
0
0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan percepatan Program Cek Kesehatan Gratis di Dompak

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan arahan dalam kegiatan percepatan Program Cek Kesehatan Gratis di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Jumat, 11 September 2026. Foto: Enji/Diskominfo Kepri

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

KRETA NEWS, TANJUNGPINANG – Partisipasi masyarakat Kepulauan Riau dalam Program Cek Kesehatan Gratis atau CKG dilaporkan baru mencapai sekitar 21 persen dari sasaran sebanyak 2,2 juta penduduk.

Angka itu setara dengan sekitar 496 ribu warga yang disebut telah mengikuti pemeriksaan kesehatan. Pemerintah Provinsi Kepri menilai pelaksanaan program tersebut masih perlu dipercepat agar menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh kabupaten dan kota.

Capaian CKG menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Jumat, 11 September 2026.

Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News

Pelaksanaan CKG Diminta Dipercepat

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meminta pemerintah kabupaten dan kota bersama dinas kesehatan meningkatkan kolaborasi dalam pelaksanaan CKG.

Menurut Ansar, kondisi geografis Kepri yang terdiri atas banyak pulau tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Program tersebut diharapkan tidak hanya menjangkau penduduk yang tinggal di kawasan perkotaan, tetapi juga masyarakat pesisir dan pulau-pulau yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan gratis diarahkan untuk menemukan faktor risiko atau gangguan kesehatan lebih awal. Dengan deteksi dini, masyarakat dapat memperoleh saran, pemeriksaan lanjutan, atau penanganan sebelum kondisi kesehatannya menjadi lebih berat.

Pemprov Kepri akan melibatkan puskesmas, posyandu, kader kesehatan, PKK, organisasi kemasyarakatan, serta kelompok keagamaan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Ansar juga menekankan perlunya memperkuat langkah promotif dan preventif, tidak hanya menunggu masyarakat datang ketika telah mengalami gangguan kesehatan.

Angka 21 Persen Perlu Penjelasan Lebih Rinci

Laporan mengenai pelaksanaan CKG menyebut sekitar 496 ribu warga telah mengikuti program tersebut atau setara dengan 21 persen dari target 2,2 juta penduduk.

Namun, apabila dihitung menggunakan target 2,2 juta secara penuh, sebanyak 496 ribu peserta setara dengan sekitar 22,5 persen.

Perbedaan tersebut dapat disebabkan pembulatan target, penggunaan basis sasaran yang berbeda, atau waktu pembaruan data yang tidak sama.

Sampai informasi ini dipublikasikan, belum ditemukan rincian terbuka mengenai tanggal pemutakhiran, jumlah sasaran yang digunakan sebagai penyebut, serta capaian CKG di masing-masing kabupaten dan kota.

Rincian tersebut diperlukan agar perkembangan program dapat dibandingkan secara tepat dan daerah dengan partisipasi rendah dapat segera diidentifikasi.

Data Stunting Tercatat 3 Persen dan 15 Persen

Selain pelaksanaan CKG, pertemuan tersebut membahas perbedaan angka prevalensi stunting di Kepulauan Riau.

Ansar menyampaikan angka stunting berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat atau E-PPGBM berada di kisaran 3 persen.

Sementara itu, hasil Survei Status Gizi Indonesia atau SSGI menunjukkan prevalensi stunting Kepri berada di kisaran 15 persen.

Data Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kepulauan Riau menyebut prevalensi stunting Kepri berdasarkan SSGI 2024 sebesar 15 persen. Angka itu lebih rendah dibandingkan prevalensi nasional yang tercatat 19,8 persen.

Meskipun demikian, selisih antara angka 3 persen dan 15 persen tergolong besar sehingga perlu dibaca berdasarkan sumber, metode, cakupan, dan waktu pengumpulan masing-masing data.

E-PPGBM dan SSGI Memiliki Metode Berbeda

E-PPGBM bukan survei, melainkan sistem pencatatan dan pelaporan data gizi berbasis masyarakat.

Data tersebut berasal dari hasil pengukuran individu yang dicatat melalui pelayanan seperti posyandu dan puskesmas. Cakupannya bergantung pada jumlah anak yang datang, berhasil diukur, dicatat, serta dimasukkan ke dalam sistem.

Apabila terdapat balita yang tidak datang ke posyandu atau belum tercatat, data E-PPGBM belum tentu menggambarkan seluruh populasi balita di suatu wilayah.

Sementara itu, SSGI menggunakan pendekatan survei dengan sampel rumah tangga untuk memperkirakan prevalensi stunting pada populasi.

Perbedaan cakupan, rancangan pengumpulan data, waktu pengukuran, kualitas pencatatan, dan karakteristik anak yang diperiksa dapat menghasilkan angka yang berbeda.

Karena itu, angka E-PPGBM dan SSGI tidak dapat dibandingkan langsung tanpa melihat metodologi serta periode pengukurannya.

Perbedaan data serupa juga pernah menjadi perhatian pemerintah pusat. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyebut adanya selisih data prevalensi stunting antara E-PPGBM dan survei status gizi di sejumlah daerah.

Kedua Data Memiliki Fungsi Berbeda

E-PPGBM dapat digunakan tenaga kesehatan untuk memantau kondisi individu dan menentukan anak yang membutuhkan intervensi.

Sementara itu, hasil SSGI digunakan untuk memperkirakan prevalensi pada tingkat populasi serta menjadi salah satu dasar perencanaan dan evaluasi kebijakan.

Pemerintah daerah perlu memastikan sebanyak mungkin balita menjalani pengukuran dengan alat dan prosedur yang sesuai. Kelengkapan pencatatan juga penting agar data rutin dapat digunakan secara lebih akurat.

Pada saat yang sama, hasil survei tetap diperlukan untuk melihat gambaran populasi dan mengidentifikasi kelompok masyarakat yang mungkin belum terjangkau pelayanan rutin.

Publikasi data idealnya disertai keterangan mengenai tahun, metode, jumlah sasaran, cakupan pengukuran, dan wilayah yang telah melaporkan data. Tanpa penjelasan tersebut, perbedaan angka dapat menimbulkan kesalahpahaman mengenai kondisi stunting di Kepri.

Pemprov Kepri Alokasikan Lebih dari 12 Persen Anggaran

Ansar menyebut Pemprov Kepri mengalokasikan lebih dari 12 persen anggaran daerah untuk sektor kesehatan pada 2026.

Pemerintah daerah akan melanjutkan intervensi stunting melalui perbaikan pola asuh, pemberian tablet tambah darah kepada pelajar, pemantauan ibu hamil, dan pelayanan kesehatan sejak masa kehamilan.

Upaya penurunan stunting juga memerlukan dukungan ketersediaan pangan bergizi, sanitasi, air bersih, imunisasi, serta penanganan penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan anak.

Percepatan CKG dan penanganan stunting sama-sama membutuhkan jangkauan pelayanan hingga tingkat keluarga. Pemeriksaan yang tersedia belum memberikan hasil optimal apabila masyarakat belum mengetahui, tidak dapat mengakses, atau tidak mengikuti pelayanan tersebut.

Pemerintah kabupaten dan kota karena itu perlu membuka data capaian yang lebih terperinci. Informasi tersebut penting untuk menunjukkan daerah yang telah berkembang serta wilayah yang masih memerlukan pelayanan bergerak atau pendekatan langsung kepada masyarakat.

Sumber: Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Kementerian Kesehatan, Kemenko PMK, dan ANTARA Kepri.

Tags: Ansar AhmadBerita UtamaCek Kesehatan GratisCKG KepriDinas Kesehatan KepriE-PPGBMSSGIStunting Kepri
Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News
Redaksi Kreta News

Redaksi Kreta News

Redaksi Kreta News menyajikan informasi terkini dan relevan seputar Batam, Kepulauan Riau, serta berbagai perkembangan nasional. Artikel yang diterbitkan melalui akun ini disusun dan ditinjau oleh tim redaksi Kreta News.

Related Posts

Ilustrasi beras fortifikasi dan pemeriksaan kandungan gizi pada sejumlah produk beras

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini 25 Produk yang Diduga Tak Sesuai Standar

by Redaksi Kreta News
September 16, 2026
0

Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya vitamin dan mineral melalui penambahan kernel fortifikan. Pemerintah mengungkap 25 produk yang diduga tidak...

Konferensi pers penetapan tiga tersangka kericuhan Setokok di Polresta Barelang

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kericuhan Maut Setokok, Dua Perkara Diusut Terpisah

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Polresta Barelang menetapkan RS, P, dan SH sebagai tersangka dalam kericuhan Setokok yang menewaskan dua orang dan melukai tujuh lainnya....

Ilustrasi pesawat Batik Air dalam penerbangan langsung Penang–Batam

Batik Air Buka Penerbangan Langsung Penang–Batam Mulai 18 Oktober 2026

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Batik Air Malaysia akan membuka penerbangan langsung Penang–Batam mulai 18 Oktober 2026. Rute ini beroperasi reguler tiga kali seminggu menggunakan...

Informasi perbaikan pipa 800 milimeter di Simpang Panbil Muka Kuning Batam

Perbaikan Pipa 800 Milimeter di Simpang Panbil Malam Ini, 21 Kawasan Berpotensi Terganggu

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Perbaikan pipa 800 milimeter di Simpang Panbil dijadwalkan berlangsung pukul 21.00–03.00 WIB. Sedikitnya 21 kawasan berpotensi mengalami tekanan air mengecil...

Siswa sekolah di Tanjungpinang terdampak kebijakan pembelajaran daring akibat kabut asap

Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP di Tanjungpinang Belajar Daring hingga 18 September

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Siswa PAUD, TK, SD, dan SMP di Tanjungpinang mengikuti pembelajaran daring pada 15–18 September 2026 akibat kondisi cuaca dan paparan...

Peta situasi kabut asap regional dalam pembaruan NEA 14 September 2026

Udara Batam Tetap Tidak Sehat, PM2.5 Naik hingga 120,3 µg/m³ pada Petang Hari

by Redaksi Kreta News
September 14, 2026
0

M2.5 Batam mencapai 120,3 µg/m³ pada 14 September 2026 pukul 18.00 WIB, tetap dalam kategori tidak sehat. Sejumlah wilayah Singapura...

Next Post
Render Hilton Garden Inn Batam City Centre yang ditargetkan buka pada 2028

Hilton Masuk Batam, Hotel Pertamanya Ditargetkan Buka pada 2028 dengan 199 Kamar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

1 minggu ago
Ilustrasi bus Trans Batam dengan jalur khusus dan layanan feeder dalam sistem BRT

Trans Batam Bakal Punya Jalur Khusus dan Feeder, Bimbar Disiapkan Masuk Sistem BRT

6 hari ago

Popular News

  • Ilustrasi pesawat Batik Air dalam penerbangan langsung Penang–Batam

    Batik Air Buka Penerbangan Langsung Penang–Batam Mulai 18 Oktober 2026

    Share
    Share Tweet
  • Pasar Murah Digelar di Enam Lokasi Batam Mulai Besok, Ini Jadwal Lengkapnya

    Share
    Share Tweet
  • BP Batam Petakan Tiga Tekanan Air Bersih, SWRO Masuk Strategi Jangka Panjang

    Share
    Share Tweet
  • Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini 25 Produk yang Diduga Tak Sesuai Standar

    Share
    Share Tweet
  • Hilton Masuk Batam, Hotel Pertamanya Ditargetkan Buka pada 2028 dengan 199 Kamar

    Share
    Share Tweet

Connect with us

Berlangganan Berita

Dapatkan berita terbaru seputar Batam dan Kepulauan Riau langsung melalui email Anda.

Dengan berlangganan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi Kreta News.

Kategori

  • Batam
  • Bintan
  • Bisnis & Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Investasi
  • Karimun
  • Kepri
  • Kesehatan
  • Lingkungan & Bencana
  • Maritim
  • Nasional
  • Natuna
  • Pariwisata & Kuliner
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Tanjungpinang
  • Teknologi
  • UMKM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Ketentuan Penggunaan
  • Disclaimer

Tentang Kami

Kreta News adalah portal berita lokal yang menghadirkan informasi terkini dan relevan dari Batam serta seluruh wilayah Kepulauan Riau.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Hubungi Kami

© 2026 Kreta News. Seluruh Hak Cipta Dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News

© 2026 Kreta News. Seluruh Hak Cipta Dilindungi.