• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Hubungi Kami
Selasa, September 15, 2026
Kreta News
Advertisement
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News
No Result
View All Result
Kreta News
No Result
View All Result
Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News

Beranda » Pemprov Kepri dan Bea Cukai Bahas FTZ hingga Distribusi Barang

Pemprov Kepri dan Bea Cukai Bahas FTZ hingga Distribusi Barang

by Redaksi Kreta News
September 11, 2026
in Bisnis & Ekonomi, Kepri
0
0
Gubernur Ansar Ahmad dan jajaran Bea Cukai membahas FTZ Kepri

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menerima jajaran Kanwil DJBC Kepri dan KPU Bea Cukai Batam di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kepri.

0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memperkuat koordinasi mengenai penerapan kawasan perdagangan bebas, pengawasan barang, serta distribusi kebutuhan pokok ke wilayah kepulauan dan perbatasan.

Sejumlah persoalan tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kepri Sodikin serta Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam Agung Widodo di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Rabu (9/9/2026).

Pembahasan menjadi penting karena tidak semua wilayah di Kepulauan Riau memperoleh perlakuan kepabeanan yang sama. Kepri memiliki kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas atau Free Trade Zone (FTZ), serta kawasan ekonomi khusus yang masing-masing mengikuti ketentuan tersendiri.

Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News

Ansar menilai pemahaman mengenai batas dan ketentuan FTZ perlu diperkuat. Menurutnya, masih ada anggapan bahwa status perdagangan bebas berlaku sama di seluruh wilayah Kepri, padahal perlakuan terhadap barang dapat berbeda sesuai kawasan dan peraturan yang berlaku.

Pergerakan barang dari kawasan FTZ menuju kawasan pabean juga dinilai memerlukan pengawasan bersama. Kemudahan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pulau-pulau harus dipastikan tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan untuk membawa barang ke wilayah lain secara tidak sah.

Pengawasan tersebut turut mencakup peredaran rokok ilegal dan sejumlah barang tertentu yang rawan disalahgunakan.

Distribusi untuk Natuna dan Anambas

Selain penerapan FTZ, pertemuan tersebut menyoroti tantangan distribusi barang ke Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas. Kondisi geografis, jarak antarpulau, dan jadwal pengangkutan membuat kebijakan pasokan untuk kedua daerah perbatasan itu tidak selalu dapat disamakan dengan wilayah daratan.

Pemprov Kepri sedang menginventarisasi komoditas yang dibutuhkan masyarakat, termasuk bawang merah, bawang putih, dan kebutuhan pokok lainnya. Hasil inventarisasi itu direncanakan menjadi bahan pembicaraan dengan pemerintah pusat mengenai kemungkinan pemberian ruang untuk memasukkan barang tertentu.

Namun, rencana tersebut masih berada pada tahap pembahasan. Pelaksanaannya tetap harus mempertimbangkan aturan perdagangan, ketersediaan barang, stabilitas harga, dan mekanisme pengawasan.

Pemerintah daerah juga ingin distribusi berjalan dua arah. Kapal yang membawa kebutuhan masyarakat ke Natuna dan Anambas diharapkan tidak kembali tanpa muatan sehingga diperlukan pengembangan komoditas daerah yang dapat dipasarkan keluar.

Pendekatan tersebut dinilai dapat membantu menjaga kelayakan biaya angkutan sekaligus membuka pasar yang lebih luas bagi produk dari wilayah perbatasan.

Pasokan Pangan dan Target Pariwisata

Ketersediaan barang turut dikaitkan dengan target kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau yang disebut mencapai tiga juta kunjungan. Peningkatan jumlah wisatawan diperkirakan ikut menambah permintaan terhadap bahan pangan dan berbagai kebutuhan lainnya.

Apabila permintaan meningkat tanpa diikuti pasokan yang memadai, kondisi itu berpotensi memberikan tekanan terhadap harga. Karena itu, Pemprov Kepri mendorong penguatan produksi pangan daerah, pelaksanaan operasi pasar, dan pengendalian distribusi.

Ketersediaan pangan juga diperlukan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis, khususnya di daerah kepulauan. Sementara itu, layanan Tol Laut perlu ditunjang persediaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama jeda antarpelayaran.

Pelayanan di Pintu Masuk Wisatawan

Koordinasi Pemprov Kepri dan Bea Cukai turut membahas pelayanan di pintu masuk wisatawan. Ansar meminta proses pemeriksaan tetap berjalan sesuai ketentuan, tetapi dilakukan secara cepat, tertib, dan tidak menimbulkan kesan negatif bagi wisatawan.

Persoalan porter dan layanan taksi di sejumlah pintu masuk, terutama di luar Batam, juga menjadi perhatian. Pemprov Kepri merencanakan penataan identitas porter, mekanisme pemanggilan, dan transparansi tarif.

Pembahasan lanjutan akan melibatkan instansi terkait, termasuk Bea Cukai, pengelola bandara, dan pengelola pelabuhan.

Dalam kesempatan yang sama, Pemprov Kepri menyampaikan telah menyiapkan lahan di kawasan pusat pemerintahan provinsi untuk mendukung kebutuhan sarana Bea Cukai Tanjungpinang. Lahan di kawasan tepi laut tersebut disebut telah ditimbun dan siap untuk pembangunan.

Kepala Kanwil DJBC Kepri Sodikin menyatakan Bea Cukai memiliki fungsi pengawasan sekaligus fasilitasi kegiatan ekonomi. Sementara itu, Agung Widodo menjelaskan bahwa pelaksanaan tugas kepabeanan di Batam juga mengacu pada ketentuan khusus karena statusnya sebagai kawasan FTZ.

Koordinasi antarlembaga diharapkan dapat memperjelas penerapan aturan sekaligus menjaga kelancaran arus barang, stabilitas kebutuhan masyarakat, dan pengembangan pariwisata di Kepulauan Riau.

Sumber informasi: Siaran Pers Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 509/PR/IX/2026.

Tags: Ansar AhmadBea Cukai KepriBerita UtamaDistribusi BarangFTZ KepriKepulauan AnambasNatunaPariwisata Kepri
Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News
Redaksi Kreta News

Redaksi Kreta News

Redaksi Kreta News menyajikan informasi terkini dan relevan seputar Batam, Kepulauan Riau, serta berbagai perkembangan nasional. Artikel yang diterbitkan melalui akun ini disusun dan ditinjau oleh tim redaksi Kreta News.

Related Posts

Konferensi pers penetapan tiga tersangka kericuhan Setokok di Polresta Barelang

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kericuhan Maut Setokok, Dua Perkara Diusut Terpisah

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Polresta Barelang menetapkan RS, P, dan SH sebagai tersangka dalam kericuhan Setokok yang menewaskan dua orang dan melukai tujuh lainnya....

Ilustrasi pesawat Batik Air dalam penerbangan langsung Penang–Batam

Batik Air Buka Penerbangan Langsung Penang–Batam Mulai 18 Oktober 2026

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Batik Air Malaysia akan membuka penerbangan langsung Penang–Batam mulai 18 Oktober 2026. Rute ini beroperasi reguler tiga kali seminggu menggunakan...

Informasi perbaikan pipa 800 milimeter di Simpang Panbil Muka Kuning Batam

Perbaikan Pipa 800 Milimeter di Simpang Panbil Malam Ini, 21 Kawasan Berpotensi Terganggu

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Perbaikan pipa 800 milimeter di Simpang Panbil dijadwalkan berlangsung pukul 21.00–03.00 WIB. Sedikitnya 21 kawasan berpotensi mengalami tekanan air mengecil...

Siswa sekolah di Tanjungpinang terdampak kebijakan pembelajaran daring akibat kabut asap

Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP di Tanjungpinang Belajar Daring hingga 18 September

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Siswa PAUD, TK, SD, dan SMP di Tanjungpinang mengikuti pembelajaran daring pada 15–18 September 2026 akibat kondisi cuaca dan paparan...

Peta situasi kabut asap regional dalam pembaruan NEA 14 September 2026

Udara Batam Tetap Tidak Sehat, PM2.5 Naik hingga 120,3 µg/m³ pada Petang Hari

by Redaksi Kreta News
September 14, 2026
0

M2.5 Batam mencapai 120,3 µg/m³ pada 14 September 2026 pukul 18.00 WIB, tetap dalam kategori tidak sehat. Sejumlah wilayah Singapura...

Materi promosi pasar murah dan Gasing Batam menampilkan Amsakar Achmad serta Li Claudia Chandra

Pasar Murah Digelar di Enam Lokasi Batam Mulai Besok, Ini Jadwal Lengkapnya

by Redaksi Kreta News
September 14, 2026
0

Catat lokasi dan waktu pelayanan pasar murah Batam agar tidak salah tujuan saat berbelanja.

Next Post
Infografik inflasi Kepri Agustus 2026 sebesar 3,87 persen

Inflasi Tahunan Kepri Capai 3,87 Persen, Tanjungpinang Tertinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi rujukan dua siswi korban dugaan keracunan MBG Karo ke Jakarta

Dua Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG Karo Dirujuk ke RSCM Usai Dikunjungi Gibran

3 hari ago
KM Virgo Transport 8 yang melayani pelayaran Surabaya menuju Banjarmasin

Update KM Virgo Transport 8: 97 Selamat, 6 Meninggal, 140 Orang Masih Dicari

2 hari ago

Popular News

  • Informasi perbaikan pipa 800 milimeter di Simpang Panbil Muka Kuning Batam

    Perbaikan Pipa 800 Milimeter di Simpang Panbil Malam Ini, 21 Kawasan Berpotensi Terganggu

    Share
    Share Tweet
  • Pasar Murah Digelar di Enam Lokasi Batam Mulai Besok, Ini Jadwal Lengkapnya

    Share
    Share Tweet
  • Tinggi Muka Air Tujuh Waduk Batam Turun dalam Sepekan, Sei Harapan Susut 26 Sentimeter

    Share
    Share Tweet
  • BP Batam Petakan Tiga Tekanan Air Bersih, SWRO Masuk Strategi Jangka Panjang

    Share
    Share Tweet
  • Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kericuhan Maut Setokok, Dua Perkara Diusut Terpisah

    Share
    Share Tweet

Connect with us

Berlangganan Berita

Dapatkan berita terbaru seputar Batam dan Kepulauan Riau langsung melalui email Anda.

Dengan berlangganan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi Kreta News.

Kategori

  • Batam
  • Bintan
  • Bisnis & Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Investasi
  • Karimun
  • Kepri
  • Kesehatan
  • Lingkungan & Bencana
  • Maritim
  • Nasional
  • Natuna
  • Pariwisata & Kuliner
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Tanjungpinang
  • Teknologi
  • UMKM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Ketentuan Penggunaan
  • Disclaimer

Tentang Kami

Kreta News adalah portal berita lokal yang menghadirkan informasi terkini dan relevan dari Batam serta seluruh wilayah Kepulauan Riau.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Hubungi Kami

© 2026 Kreta News. Seluruh Hak Cipta Dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News

© 2026 Kreta News. Seluruh Hak Cipta Dilindungi.