• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Hubungi Kami
Rabu, September 16, 2026
Kreta News
Advertisement
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News
No Result
View All Result
Kreta News
No Result
View All Result
Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News

Beranda » Lobster Budidaya Batam Masuk Pasar Ekspor, KKP Siapkan Replikasi di Daerah Lain

Lobster Budidaya Batam Masuk Pasar Ekspor, KKP Siapkan Replikasi di Daerah Lain

by Redaksi Kreta News
September 11, 2026
in Batam, Maritim
0
0
Lobster hasil budidaya BPBL Batam yang mulai memasuki pasar ekspor

Kegiatan budidaya lobster yang dikembangkan di Balai Perikanan Budi Daya Laut Batam. Foto: Dok. KKP

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

KRETA NEWS, BATAM – Program percontohan budidaya lobster yang dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Batam mulai memasuki pasar ekspor. Capaian tersebut membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi kelautan sekaligus memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai salah satu kawasan budidaya laut strategis di Indonesia.

Informasi mengenai masuknya lobster hasil budidaya Batam ke pasar ekspor diumumkan KKP melalui publikasi Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya pada Minggu, 6 September 2026.

KKP selanjutnya mendorong agar pola budidaya yang diterapkan di Batam dapat dikembangkan di daerah lain yang memiliki kondisi perairan dan daya dukung lingkungan memadai.

Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News

Namun, publikasi terbaru tersebut belum memerinci volume lobster yang diekspor, negara tujuan, nilai pengiriman, maupun pelaku usaha yang terlibat. Informasi itu diperlukan untuk mengukur sejauh mana kegiatan ekspor tersebut dapat berlanjut dalam skala komersial.

Berawal dari Program Percontohan

Model budidaya lobster di Batam dikembangkan di Balai Perikanan Budi Daya Laut atau BPBL Batam. Program ini tidak hanya berfokus pada pembesaran lobster, tetapi juga mencakup pendederan benih, penyediaan pakan, pengelolaan keramba jaring apung, serta penanganan hasil panen.

Pada panen perdana September 2025, KKP mencatat produksi sekitar 1,7 ton lobster. Program tersebut dimulai sejak akhir 2024 dengan penebaran 33.143 ekor benih lobster pada unit pendederan.

Menurut data KKP saat itu, tingkat kelangsungan hidup benih sebelum dipindahkan ke keramba jaring apung mencapai lebih dari 80 persen.

Perkembangannya berlanjut pada 2026. Dalam kunjungan Komisi IV DPR RI ke BPBL Batam pada Juli lalu, kawasan budidaya tersebut dilaporkan memiliki 116 unit keramba ukuran besar dan 56 unit keramba ukuran sedang yang seluruhnya telah terisi.

Lobster dalam keramba ukuran besar rata-rata memiliki bobot antara 150 hingga 200 gram per ekor. Panen berikutnya saat itu diproyeksikan berlangsung pada September 2026.

Batam Dinilai Memiliki Keunggulan Lokasi

Pemilihan Batam sebagai lokasi percontohan tidak terlepas dari kondisi perairannya, kedekatan dengan pasar, serta tersedianya infrastruktur pendukung kegiatan perikanan.

Letak Batam yang berada di jalur perdagangan internasional juga memberikan keuntungan dari sisi logistik. Produk perikanan hidup dan segar membutuhkan waktu pengiriman yang singkat, penanganan yang tepat, serta pengawasan mutu secara konsisten.

Kawasan budidaya lobster BPBL Batam dikelola di area sekitar tiga hektare. Fasilitasnya meliputi unit pendederan dan ruang penyimpanan dingin untuk mendukung proses produksi.

KKP sebelumnya menyebut teknologi pendederan di kawasan tersebut mampu menghasilkan lobster berukuran lima gram untuk memasuki tahap pembesaran. Produktivitasnya ditargetkan mencapai 40 kilogram untuk setiap lubang keramba berukuran 3 x 3 meter.

Pakan Menjadi Bagian Penting

Ketersediaan pakan menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan budidaya lobster. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BPBL Batam turut mengembangkan budidaya kerang sebagai sumber pakan.

Budidaya kerang kupang di perairan Tanjung Uma sebelumnya disebut memiliki kapasitas produksi hingga 3.600 kilogram per siklus.

Kegiatan ini membuka ruang keterlibatan masyarakat pesisir dalam rantai usaha lobster. Nilai ekonomi yang terbentuk tidak hanya berasal dari hasil panen, tetapi juga dari penyediaan pakan, pemeliharaan keramba, transportasi, pengemasan, dan layanan pendukung ekspor.

Meski demikian, perluasan budidaya tetap membutuhkan pengawasan terhadap kualitas perairan, kepadatan keramba, kesehatan lobster, asal benih, serta kemampuan lingkungan menanggung kegiatan produksi.

Peluang Memperkuat Ekonomi Pesisir

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 5 Tahun 2026 membuka kesempatan bagi lobster hasil budidaya berukuran minimal 50 gram untuk dikirim ke luar Indonesia setelah memenuhi persyaratan yang berlaku.

Persyaratan tersebut antara lain mencakup surat keterangan asal lobster dari unit pelaksana teknis yang membidangi perikanan budidaya atau dari dinas terkait.

Regulasi itu juga membagi kegiatan budidaya menjadi tiga tahapan, mulai dari pendederan benih bening lobster hingga ukuran lima gram, pembesaran pertama sampai ukuran 50 gram, dan pembesaran lanjutan menuju ukuran konsumsi.

Pembagian tersebut memungkinkan nelayan, kelompok pembudidaya, dan pelaku usaha terlibat sesuai dengan kemampuan serta kapasitas masing-masing.

Masuknya lobster budidaya Batam ke pasar ekspor menjadi capaian penting. Tantangan berikutnya adalah memastikan produksi berlangsung konsisten, manfaat ekonominya menjangkau masyarakat pesisir, dan kegiatan budidaya tidak mengabaikan keberlanjutan sumber daya laut.

Sumber: Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya, 6 September 2026; siaran pers KKP mengenai perkembangan Modeling Budi Daya Lobster BPBL Batam.

Tags: Berita UtamaBPBL BatamBudidaya LobsterEkonomi PesisirEkspor PerikananKKPLobster
Pasang Iklan di Kreta News Pasang Iklan di Kreta News
Redaksi Kreta News

Redaksi Kreta News

Redaksi Kreta News menyajikan informasi terkini dan relevan seputar Batam, Kepulauan Riau, serta berbagai perkembangan nasional. Artikel yang diterbitkan melalui akun ini disusun dan ditinjau oleh tim redaksi Kreta News.

Related Posts

Ilustrasi beras fortifikasi dan pemeriksaan kandungan gizi pada sejumlah produk beras

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini 25 Produk yang Diduga Tak Sesuai Standar

by Redaksi Kreta News
September 16, 2026
0

Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya vitamin dan mineral melalui penambahan kernel fortifikan. Pemerintah mengungkap 25 produk yang diduga tidak...

Konferensi pers penetapan tiga tersangka kericuhan Setokok di Polresta Barelang

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kericuhan Maut Setokok, Dua Perkara Diusut Terpisah

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Polresta Barelang menetapkan RS, P, dan SH sebagai tersangka dalam kericuhan Setokok yang menewaskan dua orang dan melukai tujuh lainnya....

Ilustrasi pesawat Batik Air dalam penerbangan langsung Penang–Batam

Batik Air Buka Penerbangan Langsung Penang–Batam Mulai 18 Oktober 2026

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Batik Air Malaysia akan membuka penerbangan langsung Penang–Batam mulai 18 Oktober 2026. Rute ini beroperasi reguler tiga kali seminggu menggunakan...

Informasi perbaikan pipa 800 milimeter di Simpang Panbil Muka Kuning Batam

Perbaikan Pipa 800 Milimeter di Simpang Panbil Malam Ini, 21 Kawasan Berpotensi Terganggu

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Perbaikan pipa 800 milimeter di Simpang Panbil dijadwalkan berlangsung pukul 21.00–03.00 WIB. Sedikitnya 21 kawasan berpotensi mengalami tekanan air mengecil...

Siswa sekolah di Tanjungpinang terdampak kebijakan pembelajaran daring akibat kabut asap

Kabut Asap Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP di Tanjungpinang Belajar Daring hingga 18 September

by Redaksi Kreta News
September 15, 2026
0

Siswa PAUD, TK, SD, dan SMP di Tanjungpinang mengikuti pembelajaran daring pada 15–18 September 2026 akibat kondisi cuaca dan paparan...

Peta situasi kabut asap regional dalam pembaruan NEA 14 September 2026

Udara Batam Tetap Tidak Sehat, PM2.5 Naik hingga 120,3 µg/m³ pada Petang Hari

by Redaksi Kreta News
September 14, 2026
0

M2.5 Batam mencapai 120,3 µg/m³ pada 14 September 2026 pukul 18.00 WIB, tetap dalam kategori tidak sehat. Sejumlah wilayah Singapura...

Next Post
Barang bukti 240 cartridge vape hasil penindakan TNI AL di perairan Karimun

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 240 Cartridge Vape di Perairan Karimun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi rujukan dua siswi korban dugaan keracunan MBG Karo ke Jakarta

Dua Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG Karo Dirujuk ke RSCM Usai Dikunjungi Gibran

4 hari ago
Ilustrasi beras fortifikasi dan pemeriksaan kandungan gizi pada sejumlah produk beras

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini 25 Produk yang Diduga Tak Sesuai Standar

13 jam ago

Popular News

  • Ilustrasi pesawat Batik Air dalam penerbangan langsung Penang–Batam

    Batik Air Buka Penerbangan Langsung Penang–Batam Mulai 18 Oktober 2026

    Share
    Share Tweet
  • Pasar Murah Digelar di Enam Lokasi Batam Mulai Besok, Ini Jadwal Lengkapnya

    Share
    Share Tweet
  • BP Batam Petakan Tiga Tekanan Air Bersih, SWRO Masuk Strategi Jangka Panjang

    Share
    Share Tweet
  • Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini 25 Produk yang Diduga Tak Sesuai Standar

    Share
    Share Tweet
  • Hilton Masuk Batam, Hotel Pertamanya Ditargetkan Buka pada 2028 dengan 199 Kamar

    Share
    Share Tweet

Connect with us

Berlangganan Berita

Dapatkan berita terbaru seputar Batam dan Kepulauan Riau langsung melalui email Anda.

Dengan berlangganan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi Kreta News.

Kategori

  • Batam
  • Bintan
  • Bisnis & Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Investasi
  • Karimun
  • Kepri
  • Kesehatan
  • Lingkungan & Bencana
  • Maritim
  • Nasional
  • Natuna
  • Pariwisata & Kuliner
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Tanjungpinang
  • Teknologi
  • UMKM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Ketentuan Penggunaan
  • Disclaimer

Tentang Kami

Kreta News adalah portal berita lokal yang menghadirkan informasi terkini dan relevan dari Batam serta seluruh wilayah Kepulauan Riau.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Hubungi Kami

© 2026 Kreta News. Seluruh Hak Cipta Dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kepri
    • Batam
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Kepulauan Anambas
  • Pemerintahan
  • Bisnis & Ekonomi
    • UMKM
    • Investasi
    • Industri
    • Properti
  • Hukum & Kriminal
  • Maritim
  • Ragam
    • Pariwisata & Kuliner
    • Gaya Hidup
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Lingkungan & Bencana
    • Event & Komunitas
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Corporate News

© 2026 Kreta News. Seluruh Hak Cipta Dilindungi.